Mendefinisikan Perguruan Tinggi Idaman

Saat ini ketika kita ditanya tentang apa sih Perguruan Tinggi Idaman? Mungkin bagi sebagian masyarakat akan menjawab : ” Perguruan Tinggi yang mampu mencetak Sarjana yang siap pakai.” atau mungkin jawaban yang sedikit nyeleneh :..”ehmm, perguruan yang mahasiswanya mampu dan kuat demonstrasi”. Atau yang lebih parah lagi, “..ah, mana ada tuh Perguruan Tinggi Idaman, orang mahasiswanya saja masih hobi berantem kayak anak SMP ama SMA hanya karena masalah sepele”. Yah, namanya juga pendapat, terserah saja kan…katanya negara Demokrasi…wajar lah di kritik.

Tapi kalau kita coba telusuri makna idaman, tentu saja dalam benak kita akan terlintas Gedung Perguruan Tinggi yang Megah, Bersih, semua fasilitas dan Fakultasnya lengkap, Biaya yang murah kalau bisa Gratis, Dan dijamin LULUS! ( wah, kalau yang terakhir ga mungkin kayaknya ya?) Kira-kira ada nggak ya Perguruan semacam itu? terutama di Indonesia tentunya. Ada berapa banyak tuh jumlah Perguruan Tinggi di Indonesia, berapa yang bonafit, bermutu, asal-asalan ( emang ada tuh Perguruan Tinggi yang asal-asalan? )

Menurut saya ( penulis ), sebuah perguruan tinggi baru bisa dikatakan Idaman kalau telah memenuhi beberapa kriteria :

1. Gedung yang Representatif

Dan ini tidak identik dengan gedung mewah dan bertingkat, sepanjang mecukupi daya tampung mahasiswanya, biar ga sampai desak-desakan.

2. Sarana Dan Prasarana

Karena sekarang jamannya Informasi, seidaknya disediakan layanan Hotspot atau Ruang Komputer yang online setiap saat, sehingga mahasiswa bisa menggunakan fasilitas ini demi kemajuan studinya. Fasilitas Library atau Perpustakaan adalah mutlak, karena disanalah mahasiswa bisa menggali banyak informasi dalam mendukung studi yang diambilnya.

3. Staff pengajar yang Diatas Rata

Dosen termasuk faktor penting dalam proses transfer ilmu kepada mahasiswa, sehingga kualitas Dosen itu sendiri akan sangat berpengaruh terhadap output atau keluaran Sarjana dari Perguruan Tinggi tersebut.

4. Biaya

Ini yang paling sensitif dikalangan para orangtua maupun mahasiswanya, karena menjadi impian saja ketika melihat Gedung mewah, fasilitas lengkap,staf pengajar yang mumpuni akan tetapi Biaya yang melambung tinggi. Sekalipun ada program beasiswa, karena tidak semua bisa melewati persyaratan beasiswa tersebut. Sehingga jangan ada lagi “Komersialisasi Pendidikan”.

Kemudian Indikasi sebuah Perguruan Tinggi Idaman yang lain adalah pada Proses Transformasi Ilmu dari Pengajar kepada Mahasiswanya, dimana diharapkan dari keberhasilan sebuah Transformasi Ilmu ini akan mengahasilkan output/lulusan yang benar-benar memahami ilmu yang telah dipelajarinya.

Output sebuah perguruan tinggi yang tidak hanya berpikir untuk “mencari Kerja” atau bahkan “Pekerjaan yang mencari Dia”. Akan tetapi output sebuah Perguruan Tinggi Idaman adalah Kemampuan Menciptakan Lapangan Kerja, sehingga lulusan PT bukanlah menjadi beban Pemerintah lantaran menambah jumlah Pengangguran akan tetapi lulusan yang mampu membantu pemerintah mengurangi angka pengangguran.