Jangan Bangga Dulu Dengan Negeri Yang Kaya

Bangsa Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar didunia, kaya akan budaya ( saking kayanya nih, negara tetanggapun nekad mencuri budaya kita ), apalagi kekayaan sumber daya alamnya, betul? Tapi….

Yap, mari kita tarik mundur ke sejarah masa lampau negeri ini :

1. Saking kayanya negeri ini, berapa lama Belanda nongkrong dinegeri ini? 3,5 abad bro..gila nggak tuh! kita dapet apa? bangunan tua, bisa bahasa Belanda sedikit-dikit, yang pasti adalah dapat sengsara bukan?

2. Belanda kabur..eh eh si Jepang naksir juga buat ngeborong sumber daya alam negeri ini, meski cuman 3,5 tahun…Tapi lumyan juga buat bikin rakyat kita sengsara juga kan?

3. Sampai sekarang kita “Merdeka” dari penjajahan, tapi toh negeri yang kaya ini belum sanggup mensejahterakan Rakyat miskin yang masih mendominasi potret suram negeri ini. Negeri yang kaya ini, sampai-sampai kata “koesplus” kan, nanam tongkat jadi ubi/singkong, Lautannya pun bak kolam susu.Nyatanya apa? Bencana semakin akrab saja di negeri ini. Apa masih pantas negeri ini dijuluki pecahan Surga?

Saudara tahu kan Irian/papua, dibawah telapak kaki orang Papua tuh bertebaran Emas, Uranium, Bouksit..tapi apa..Amerika yang datang dan mengeruk kekayaan Papua, apa yang didapat rakyat Papua? Kurang Gizi, jangankan beli pakaian pengganti KOTEKA, beli sembako saja rasanya berat sekali ya.

Bandingkan sebentar dengan Singapura , negeri kecil yang untuk air minum saja harus import dari Johor Malaysia, negara yang juga gak punya Sumber daya Alam…tapi mereka memiliki SDM yang mumpuni, teknologi militernya jangan ditanya lagi, negara kita masih sangat jauh ketinggalan.

So, apa yang salah dengan negeri yang kaya raya ini? Salah urus? salah Pemimpin yang kita pilih? Terserah anda semua! yang jelas, selama tidak ada perilaku bagus dari pemimpin dan rakyatnya..jangan harap negeri kaya ini uma jadi pecundang di negeri sendiri.

4 Tanggapan

  1. itu emas yg di papua, saya malah ndak kebayang kalau itu di kelola sama indonesia.

  2. Thanks mas Geblek, sebenernya memang sebuah dilema, apalagi melihat kinerja orang2 pemerintahan kita. Tapi semua terserah saja deh…

  3. Kalau bahasa gaulnya 350 tahun kita di jelek-jelekin sehingga menjadi rendah diri.

    Tapi sy orang pemerintah lho🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: