Di Penghujung Ramadhan

Saat-saat terakhir Ramadhan

Sudah berapa banyak ibadah tlah kita lakukan

Berapa banyak amal tlah kita buat

Seberapa kuat kita menahan hawa nafsu

Yakinkah puasa ini diterima-Nya

Senangkah kita melaksanakan puasa ini

atau mungkin tersiksakah kita melakukannya

Jika kita mengetahui keistimewaan bulan Ramadhan

Tentu enggan kita meninggalkannya

Betapa Allah SWT melimpahkan ampunan-Nya

Tapi sayang, banyak diantara kita yang

Merasa tersiksa dengan Ramadhan karena Laparnya

Karena harus menahan ini dan itu

Gak boleh ini dan itu…capek deh pokoknya

Yang merasa senang akan Ramadhan, pasti

Sedih bila ditinggalkannya, kangen kehadirannya

Kapan jumpa lagi dengan Ramadhan, masih mungkinkah

Kita temui Ramadhan Tahun depan…Semoga

KPK yang sedang diujung Tanduk

kpk

Tahu kan sama “KPK”? yoi…Komisi Pemberantasan Korupsi, nih lembaga sekarang lagi babak belur dihajar para jago-jago Korupsi di Indonesia. Gimana enggak, semenjak ketua non aktif KPK, Antasari kepergok atau dijebak ( gak tahulah ) dengan perangkapnya seorang Wanita hingga akhirnya ada pihak yang melayang jiwanya hingga sekarang KPK gantian di obok-obok oleh orang-orang yang sejak dahulu merasa gerah dengan keberadaan KPK.

Tengok saja berita di media masa akhir-akhir ini, sungguh mengenaskan sekali, baru saja KPK mengukir sejarah manis dengan membongkar kedok para Koruptor di negeri ini…eh, sekarang malah diacak-acak. Bener-bener diujung tanduk nih lembaga. Kalau gak eksis yah pilihan satunya adalah BUBAR…tu kan? Artinya para jawara korupsi akan bernafas lega kembali, dan ujung-ujungnya negeri ini bakal menduduki Juara I Korupsi tingkat Dunia.

Perlu ga sih KPK tuh? hanya anda yang bisa menjawabnya.

Pak Wawako Batam berkunjung di blog ini

riaBagi saudara-saudara yang dari luar kota Batam, ini nih saya kenalkan dengan Wakil Walikota Batam periode 2006-2011. Beliau nih biar orang pemerintahan tapi concern juga dengan dunia Blogger, terutama di kota Batam. Mau kenal jauh dengan beliau? ketik aja di google dengan key “ria saptarika” lengkapnya di : (www.riasaptarika.web.id )…selamat berkenalan deh.

Negeri Yang Sedang Di Binasakan Alloh SWT

Maaf kalau judulnya agak serem, tapi jujur saja ini yang sedang dalam pikiran saya saat ini. Coba bayangkan sejak masa Reformasi sampai sekarang, Cobaan datang silih berganti, meski saya lebih setuju ini dibilang “Laknat” dari Alloh swt. Mengapa? Terbukti ternyata Reformasi hanya isapan jempol tanpa makna, harapan-harapan yang dulu didengung-dengungkan tak pernah kejadian, bahkan yang ada justru Bencana keuangan dan yang lebih parah Bencana Kepemimpinan. Dari mulainya Reformasi hingga saat ini, pemimpin yang ada baru sebatas legalitas dari sistem Demokrasi yang di agungkan. Tidak Lebih! Betul?

Belum selesai bencana keuangan dan kepemimpinan eh Bencana beneran dateng bertubi-tubi, Dari Tsunami Aceh, Nias, Sumbar, Jogja, Situgintung plus Tasikmalaya bahkan mungkin lebih kali ya? Dan yang nampak juga didepan mata kita adalah LAPINDO ( lumpurnya tuh ) pelan tapi pasti mulai menenggelamkan peta Sidoarjo dari bumi Jawa Timur dan sampe sekarang masih berlangsung tanpa penyelesaian yang pasti, semua angkat tangan, bahkan Pemerintahpun lebih sibuk ngurusin PEMILU daripada mikirin nasib warga yang kehilangan tempat tinggal.

Itu baru bencana beneran, belum lagi Bencana moral yang masih menghantui negri ini. Bayangkan jika separo dari aparat kita tuh hoby dengan KKN, mulai dari perangkat RT sampai Pusat, apa gak bakalan hancur nih negeri.

Bonus juga diberikan oleh perilaku para selebriti kita, mulai dari gaya hidup yang Hedonis sampai pernikahan yang dianggap mainan, sehingga gampang KACER alias Kawin Cerai…busyet! Lihat disekitar anda, prostitusi bukan hal aneh bahkan bulan Ramadhan seperti saat inipun, permintaan penutupan tempat hiburan malam selama Ramadhan hanyalah bualan semata.

Jadi saya yakin, selama tidak ada perubahan pada para Pemimpin, Rakyatnya…maka proses Pembinasaan sebuah Negeri yang katanya Gemah Ripah Loh Jinawi akan segera terwujud dan kita semua akan menyaksikannya. Generasiku, Anak-anakku, kasihan banget kalian harus menerima WARISAN paling mengenaskan sepanjang hidupmu dari orang-orang Bejat ( mungkin termasuk kami ). Maafkan kami, jangan tuntut kami kelak di akherat bahwa kami telah meninggalkan Generasi yang Lemah akibat ulah kami para pendahulumu.

Jangan Bangga Dulu Dengan Negeri Yang Kaya

Bangsa Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar didunia, kaya akan budaya ( saking kayanya nih, negara tetanggapun nekad mencuri budaya kita ), apalagi kekayaan sumber daya alamnya, betul? Tapi….

Yap, mari kita tarik mundur ke sejarah masa lampau negeri ini :

1. Saking kayanya negeri ini, berapa lama Belanda nongkrong dinegeri ini? 3,5 abad bro..gila nggak tuh! kita dapet apa? bangunan tua, bisa bahasa Belanda sedikit-dikit, yang pasti adalah dapat sengsara bukan?

2. Belanda kabur..eh eh si Jepang naksir juga buat ngeborong sumber daya alam negeri ini, meski cuman 3,5 tahun…Tapi lumyan juga buat bikin rakyat kita sengsara juga kan?

3. Sampai sekarang kita “Merdeka” dari penjajahan, tapi toh negeri yang kaya ini belum sanggup mensejahterakan Rakyat miskin yang masih mendominasi potret suram negeri ini. Negeri yang kaya ini, sampai-sampai kata “koesplus” kan, nanam tongkat jadi ubi/singkong, Lautannya pun bak kolam susu.Nyatanya apa? Bencana semakin akrab saja di negeri ini. Apa masih pantas negeri ini dijuluki pecahan Surga?

Saudara tahu kan Irian/papua, dibawah telapak kaki orang Papua tuh bertebaran Emas, Uranium, Bouksit..tapi apa..Amerika yang datang dan mengeruk kekayaan Papua, apa yang didapat rakyat Papua? Kurang Gizi, jangankan beli pakaian pengganti KOTEKA, beli sembako saja rasanya berat sekali ya.

Bandingkan sebentar dengan Singapura , negeri kecil yang untuk air minum saja harus import dari Johor Malaysia, negara yang juga gak punya Sumber daya Alam…tapi mereka memiliki SDM yang mumpuni, teknologi militernya jangan ditanya lagi, negara kita masih sangat jauh ketinggalan.

So, apa yang salah dengan negeri yang kaya raya ini? Salah urus? salah Pemimpin yang kita pilih? Terserah anda semua! yang jelas, selama tidak ada perilaku bagus dari pemimpin dan rakyatnya..jangan harap negeri kaya ini uma jadi pecundang di negeri sendiri.

Trik Ampuh Mengembalikan Task Manager Yang di Disable oleh Sality

task1Pernah merasa jengkel dengan ulah Sality yang men-disablekan Task Manger di PC kita? Seperti gambar diatas tuh! Jengkel banget bukan? apalagi Task manager merupakan program yang sangat berguna, gunanya apa aja? tanya saja sama Google!

Oke deh,ndak usah lama-lama basa basinya ya, saya hampir sebulan terakhir ini ubek-ubek di Net tentang cara paling ampuh ngebasmi nih Sality, antivirus yang akan kita instal di Stop tengah jalan sama sality ini. akhirnya saya mutusin untuk menggunakan antivirus lokal, boleh ANSAV, SMADAV, PCMAV,dll kalau ada lagi. Tool yang digunakan gak banyak dan gak besar :

1. Antivirus

2. Process Explorer ( fungsinya sebagai pengganti sementara Task Manager yang terdisable, jadi buka program ini terus cari proces mana saja yang nampaknya mencurigakan terus di-Kill aja deh )

3. Sality Off ( jelas fungsinya untuk Mematikan si Sality yang lenggak-lenggok di PC kita )

Langkah-langkahnya adalah Sbb :

1. Scan PC anda dengan antivirus yang ada

2. Matikan system restore di XP atau Vista anda

3. Jalankan program Process Explorer, cari process mana saja yang kelihatan mencurigakan..terus Kill aja

4. Jalankan program Sality Off-nya ( dari pengalaman saya, apabila Sality sudah cukup parah nempel di PC kita maka proses ini akan memakan waktu +/- 1 hingga 2 jam

5. Oke , silahkan klik kanan di Desktop anda…jrengggggg!!!!! Alhamdulillah Task Manager kita sudah balek lagi….

task2

Pernyataan Sikap untuk Pemerintah Malaysia

Bismillahirohmaanirrohiim

Saya sebagai pribadi dan bagian dari bangsa saya tercinta Indonesia memberikan pernyataan sikap terhadap Pemerintah Malaysia :

1. Saya yakin, bahwa tindakan yang selama ini Malaysia lakukan terhadap bangsa kami adalah murni dilakukan oleh Pemerintah Malaysia dan bukan Rakyat Malaysia. Artinya dalam hal ini sebagai negara yang berdaulat anda ( Pemerintah Malaysia ) mesti meminta maaf secara terbuka atas “konflik” yang Pemerintah Malaysia ciptakan sendiri kepada Bangsa kami Indonesia.

2. Klaim-klaim yang anda lakukan tidak sepatutnya terjadi apabila anda memang mengaku sebagai Bangsa yang mempunyai Harga Diri.

3. Perlakuan Oknum aparat Malaysia terhadap para TKI adalah tindakan tidak manusiawi, karena dalam hal tenaga kerja ini kita sama-sama saling membutuhkan, jadi tidak sepantasnya anda melakukan tindakan BRUTAL terhadap TKI yang notabene adalah warga bangsa Indonesia.

4. Jadilah bangsa ber-Martabat, dengan tidak mengambil apa yang bukan menjadi HAK anda, Bangsa kami memang kaya akan Pulau, kalaupun ada yang belum terrus dengan dengan baik, bukan berarti dengan seenaknya anda mengaku memiliki pulau tersebut.

5. Bangsa kami sangat terbuka bagi siapa saja yang ingin belajar ataupun mempelajari Kebudayaan kami yang beraneka ragam, bukan berarti mengaku-aku budaya dari kami adalah karya cipta anda.

6. Sebagai negara Muslim sudah selayaknya anda juga menghormati kami yang juga mayoritas Muslim, artinya bahwa sebenarnya kita ini adalah saudara, tentunya saudara seiman. Kami yakin anda mengerti dan paham apa itu menghormati “Tetangga”.

Semoga anda tersadar akan apa yang telah anda lakukan terhadap bangsa kami, bukan peperangan yang kami inginkan, meskipun sebagian dari rakyat kami “MARAH” dengan sikap anda selama ini. Tapi kami akan sangat dengan lapang dada untuk memaafkan atas apa yang telah anda perbuat.

Abie Hakim for PEACE