Bahasa Inggris suatu keharusan?

Bukan satu hal yang aneh bahwa saat ini kebutuhan akan berbahasa asing sangatlah mutlak. Bagaimana tidak, dijaman globalisasi dimana hilangnya batas-batas antar negara, sehingga mengahruskan kita berhadapan atau berinteraksi dengan bangsa lain. Mampu berbahasa asing terutama bahasa Inggris adalah salah satu modal utama dalam menghadapi era global saat ini.

Bagaimanapun bahasa adalah salah satu alat komunikasi paling efektif antar manusia, sehingga ketika dua orang berbeda bangsa dan pasti berbeda bahasa akan mengalami kesulitan dalam menyampaikan maksud dan tujuannya. Di Indoesia pada masa dahulu pengenalan Bahasa Inggris di dunia pendidikan baru dimulai pada jenjang sekolah menengah pertama ( atau saat ini dikenal SLTP ). Sementara saat ini di sekolah dasar sudah mulai diajarkan bahkan tingkatan Taman kanak-kanakpun sudah mulai dikenalkan. Maka tidaklah mengherankan apabila saat ini usia-usia yang masih belia sudah mampu mengeja atau bahkan lancar berbahasa Inggris.

Bermunculannya tempat-tempat kursus atau pelatihan Bahasa Inggris turut berperan dalam mengenalkan Bahasa Asing ini pada generasi muda Indonesia. Lantas seberapa pentingkah bahasa inggris ? Bukan suatu rahasia bahwa saat ini ekonomi banyak dikuasai oleh bangsa Eropa dimana mayoritas menggunakan bahasa inggris sebagai alat komunikasi. Bahkan saat ini bahasa inggris juga dijadikan sebagai bahasa internasional.

Maka jelas kemampuan berbahasa Inggris ini akan menjadi jalan dalam rangka mengembangkan perekonomian suatu negara. Aktifitas perdagangan antar dunia semua menggunakan bahasa inggris. Jadi pada intinya Bahasa Inggris adalah suatu kewajiban bagi kita, sebab tanpa kemampuan dalam berbahasa inggris akan menyulitkan kita dalam bersaing dengan negara lain. Apalagi dalam dunia kerja, dimana semakin banyakna investor asing yang menananmkan modalnya di negara kita, maka kemampuan berbahasa inggris menjadi keharusan.

Mampu berbahasa inggris bukanlah hal yang istimewa, sebab di negara seperti Singapura dan malaysia bahasa inggris hampir dipakai dan digunakan di setiap aktivitas individu rakyatnya. kapan bangsa Indonesia akan memakai Bahasa iNggris ini sebagai bahasa keseharian? Kita tunggu saja.

Ikuti Blogging Competition di http://bcnow60.org

File Hosting from Bizhat

Hard disk virtual saat ini masih sangat berguna, apalagi kebutuhan akan ruang hardisk untuk menyimpan file-file yang berukuran besar. Satelah ada Rapidshare, Ziddu, Box Net, saat ini juga ada fasilitas upload file yaitu di bizhat.com

Selain bisa menyimpan file, kita juga akan mendapatkan penghasilan darinya. 1 Dollar untuk sign up, o,1 Dollar untuk Referal, adan 0,01 untuk setiap kliknya.

Juga tidak ada batasan jumlah file yang kita hosting, kemudian setiap sekali upload maksimal kapasitas filenya adalah 200 Mb.

Selamat berhosting ria deh.

Kita Sambut Buku Sekolah Elektronik dari Diknas

Beberapa hari belakangan ada iklan yang diterbitkan oleh Departemen Pendidikan Nasional, dimana dalam iklan tersebut pihak Depdiknas telah membeli hak cipta beberapa judul buku pelajaran baik SD, SMP, SMU dan SMK. Jadi para ortu atau pelajar bisa langsung melihat ke situs yang disediakan yaitu BSE

Disitus itu depdiknas mengijinkan kita untuk mengunduh/download buku-buku yang tersedia, bahkan di TOS nya kita diperbolehkan memperbanyak hingga menjualnya, asal harganya tidak melebihi HET ( harga eceran tertinggi ).

Nah, prosesnya pun gak begitu sulit, tinggal isi form lalu setujui perjanjiannya udah, langsung unduh deh file yang sudah di ZIP kan. Semoga saja buku tersebut memang dipakai disekolah atau memang buku itulah yang digunakan. Jadi ortu bisa mendapatkan dengan harga murah. Walaupun sebenarnya lebih bagus lagi kalau Pemerintah langsung aja membagi-bagikan buku gratis kepada para pelajar kita.

Tapi apapun itu, kita coba apresiasi dulu deh niat baik Pemerintah.

Obrolan 50-an Tahun Yang lalu & Sekarang

Disebuah sekolah dasar, seorang guru sedang menanyai satu persatu anak muridnya tentang cita-cita mereka kelak.

Pak Guru : Anak-anak, besok gedhe mau jadi apa kalian? hayo jawab satu-satu…cung!

Sby : Saya pengen jadi Presiden pak, tapi kalau bisa jd tentara dulu biar keren..boleh pak?

Pak Guru : Oh boleh…Sby..boleh, jangan lupain Bapak ya! Yang lain

Gusdur : Saya pak! kalau saya pengen jadi presiden juga tapi maunya sebentarrrrr aja..boleh?

Pak Guru : Lho..kenepa cuman sebentar Gus?Kan jatahnya 5 tahun.

Gusdur : Takut didemo ama rakyat…kan malu hihihihihi

Pak Guru : Emang di jaman nanti ada demo ya? jangan sok tau ah, kalau jd presidennya becus masak di demo sih!

Gusdur : Yang penting terkenal pak, tapi nanti saya pingin nyiptain kata2 ngetrend…”gitu aja kok repot” hehehe

Pak Guru : Eleh….ada yang lain ga?

Sutanto : Saya pak, saya mo jadi Polisi aja. Hebatkan pak. Boleh mukulin yg bandel2, kalu perlu tak tembak dor-dor-dor! hahahaha

Pak Guru : Ah…jangan asal nembak lah, ntar kamu dikasusin ama komnas ham lho.

Sutanto : Biarin pak, saya kan temennya Sby…ya gak Sby?

Kiemas, Untung, Joko : kami mau jadi Jaksa Pak Guru…boleh kan?

Pak Guru : Wah bagus tuh…hebat kalian..tapi jangan suka nerima suap ya!

kiemas, Untung, Joko : Yah kalau cuman gak sampae 10 miliar boleh kan Pak

Pak Guru Omar bakrie cuma bisa merenung mendengar cita-cita yang aneh para muridnya.

Setelah 50-an tahun berlalu ternyata cita-cita mereka terkabul. Pak Guru masih ingat betul apa yang mereka cita-citakan. Akhirnya Pak Gurupun berinisiatif mengundang mantan murid2nya tersebut ke rumahnya. Dan setinggi-tingginya jabatan mereka, tapi karena yang manggil adalah mantan guru mereka maka akhirnya mereka mau juga berkumpul di rumah reot mantan Gurunya tersebut.

Pak Guru : Terimakasih kalian dah mau berkumpul disini, Bapak cuma mau mengingatkan kembali cita-cita yang pernah kalian inginkan. Dan ternyata kalian semua berhasil menggapainya…tapi kenapa kok jadi kayak gini akhirnya.

Sby : Iya pak…ternyata jadi Presiden tuh capek, cape di kutuk, di caci, di kritik ahhhh pusing deh

Gusdur : Iyaa nih…saya malah lagi mau berantem ama junior saya, habis dia tuh junior bandel sih.

Sutanto : Apalagi saya, masa anak2 mahasiswa harus saya pukulin, mending mukulin George Bush.

Kiemas, Untung, Joko : Wah…kalau kami lagi ngadepin ancaman penjara 15 tahun nih, cuma gara2 uang 6 miliar aja. Atau ada yang mau gantiin, saya berani bayar berapa aja deh.

Pak Guru : Aduh gimanaaaa kalian ini, kalau punya Jabatan mbok ya yang amanah lah. Yang Bijak bikin aturan atau keputusan. Apa kalian perlu sekolah lagi dari SD lagi? Haaa..gimana? Mau ya!

Semua mantan muridnya mengangguk. Akhirnya mereka semua  kembali lagi sekolah SD lagi, dengan baju putih plus celana pendek merah ama dasi merah dan topinya juga. Benar-benar orang tua Aneh!

UAN dan Dampak yang ada

Disebuah berita televisi, “Seorang siswi di daerah mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri hanya karena TIDAK LULUS UAN. Menurut keluarganya, korban sudah mengikuti UAN untuk kali kedua dan yang pertama korban tidak lulus. Setelah mengikuti UAN yang kedua ternyata hasilnya sama..”TIDAK LULUS”. Entah pengaruh apa yang mendorong siswi tersebut hingga akhirnya memilih untuk mengakhiri hidupnya dengan cara yang sangat Tragis”.

UAN atau Ujian Akhir Nasional memang masih membawa kontroversial di kalangan masyarakat kita, antara yang mendukung dan yang tidak. Dengan menetapkan standar nilai kelulusan, maka siswa yang mempunyai nilai dibawah rata-rata jangan berharap untuk bisa lulus. Bahkan pernah seorang Kepala Sekolah “rela” berbuat “kecurangan” dengan memberikan bocoran soal UAN kepada para siswanya, karena dia berharap anak didiknya bisa lulus semua. Bukannya dianggap pahlawan, malah dijebloskan ke penjara.

Pemerintah sudah seharusnya meninjau kembali kebijakan tersebut, jangan pernah menutup mata dan telinga dengan kasus-kasus yang timbul dari penerapan UAN ini. Satu nyawa yang melayang jangan pernah dianggap hal sepele. Apakah ada jaminan bahwa penerapan UAN ini akan membawa kualitas pendidikan di negri ini akan semakin baik? Sangat jauh panggang dan api, kemapa? karena selama ini UAN justru lebih dinilai sebagai “proyek” bagi dinas yang terkait. Dan selama inipun Pemerintah saya anggap tidak pernah SERIUS dalam membenahi sistem pendidikan dan perbaikan fasilitas pendidikan itu sendiri. Anggaran APBN yang 20% ( entah sudah diterapkan atau belum ) belum sepenuhnya mampu meng-cover sistem pendidikan Indonesia.

Sementara ujian Paket C yang ditawarkan sebagai solusi pemerintah untuk siswa yang tidak lulus UAN ternyata sertifikat kelulusannya tidak bisa membantu siswa untuk mencari pekerjaan ( khusunya bagi lulusan SMK atau SMU ). Karena dianggap masih dibawah standar. Sungguh Ironis!

KPPU vs 6 Operator Seluler

KPPU dan 6 Operator selular siap bertanding di Pengadilan, KPPU menuduh bahwa 6 operator tersebut telah banyak mengeruk keuntungan dari biaya SMS. Menurut penghitungan dari KPPU, bahwa harga/biaya SMS di Indonesia adalah pada kisaran Rp 75,-. Dan juga KPPU menuduh bahwa 6 operator tersebut telah melakukan KARTEL atau kongkalikong terhadap harga SMS antar operator. Diperkirakan keuntungan yang diperoleh para operator tersebut dari hasil SMS saja sudah mencapai angka 2,1 trilyun rupiah! Fantastis, pantas saja Temasek mati-matian mau membeli saham pada beberapa operator selular di Indonesia.

Sementara itu, para operator selular itupun tidak mau berdiam diri, mereka tidak terima telah melakukan KARTEL. Menurut mereka, tuduhan KPPU tersebut sangat tidak mendasar sekali. Mereka juga siap menggugat balik KPPU. Bagaimana kelanjutannya? Ikutin saja beritanya…

Indonesia memang merupakan pasar basah bagi industri telekomunikasi, selain jumlah penduduk yang sangat besar hal lain yang tidak kalah penting adalah kecenderungan masyarakatnya yang konsumtif. Ini sangat dibaca sekali oleh pengusaha jasa operator selular dan juga para produsen handphone dari berbagai negara. Kembali pada tarif  SMS yang masih tergolong mahal, apalagi antar operator jelas sangat merugikan para konsumen. Meskipun saat ini mereka mulai menurunkan tarif ( atau karena desakan Presiden SBY ), yang jelas mereka para Operator sudah meraup keuntungan berlipat-lipat.

Download Konspirasi Busuk Jaksa

Bukti-bukti akan kejahatan yang dilakukan oleh JAGUNG Kiemas semakin mendekati kenyataan, dengan dimunculkannya bukti baru yaitu percakapan antara Kiemas dengan Arthalita. Sungguh tragis apabila didalam benak para pejabat Kejaksaan tersebut memiliki pemikiran kotor seperti bukti yang ada. Institusi yang seharusnya menegakkan keadilan di negri ini justru oknumnya yang sibuk mencari keuntungan sendiri.

Download aja deh percakapan antara Kiemas dengan Arthalita . ( Don’t try this at anywhere! ), Password : virus

Nih Dialognya, biar jelas :

Artalyta (A)
Kemas (K)

A:Halo.
K:Halo.
A:Ya, siap.
K:Sudah dengar pernyataan saya? Hehehe.
A:Good, very good.
K:Jadi tugas saya sudah selesai.
A:Siap, tinggal…
K:Sudah jelas itu gamblang. Tidak ada permasalahan lagi.
A:Bagus itu.
K:Tapi saya dicaci maki. Sudah baca Rakyat Merdeka?
A:Aaah Rakyat Merdeka nggak usah dibaca.
K:Bukan, saya mau dicopot hahaha. Jadi gitu ya…
A:Sama ini mas, saya mau informasikan.
K:Yang mana?
A:Masalah si Joker.
K:Ooooo nanti, nanti, nanti.
A:Nggak, itu kan saya perlu jelasin, Bang.
K:Nanti, nanti, tenang saja.
A:Selasa saya kesitu ya…
K:Nggak usah, gampang itu, nanti, nanti. Saya sudah bicarakan dan sudah
pesan dari sana. Kita….
A:Iya sudah.
K:Sudah sampai itu.
A:Tapi begini Bang…
K:Jadi begini, ini sudah telanjur kita umumkan. Ada alasan lain, nanti
dalam perencanaan.