Dianggap Remeh

Tidak mudah rasanya menerima ungkapan/ucapan dari seseorang yang menganggap remeh diri kita. Butuh kekuatan untuk sekedar berbesar hati, menahan emosi untuk tidak menonjok mulutnya yang sudah lancang telah meremehkan kita. Manusiawi rasanya kalau kita bereaksi ketika kita diremehkan, meski kata orang bijak..”instropeksi diri-lah, barangkali ada yang pada diri kita ini.” Ternyata banyak sekali “pekerjaan” yang harus kita laksanakan untuk satu hal, yaitu “diremehkan”. Yang semuanya tentu saja membutuhkan energi yang tidak sedikit, akan tetapi inilah “resiko” hidup. Yang sudah mati saja ada kerjaan apalagi yang hidup. 10×10= cepek deh…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: