Perlu gak sih keahlian dalam bisnis?
Ada komen yang menarik dari postingan saya terdahulu tentang Bisnis modal dengkul saya, memang disitu saya sebutkan bahwa pada kasus tersebut saya kebetulan sedikit-sedikit bisa elektronik ( sedikit aja ).
Jadi gimana dong dengan teman-teman yang tidak “punya” keahlian khusus. Ya gak masalah menurut saya, kenapa? Karena pada dasarnya inovasi bisnis tidak mutlak mengharuskan si pelaku bisnis mempunyai keahlian dengan bisnis yang akan di jalaninya. Sebenarnya uraian saya ini mendekati dengan istilah bisnis sekarang yaitu Konsinyasi. Gramedia adalah contoh terbesarnya, dia gak harus membayar sejumlah uang kepada para penerbit yang memajang di gerainya, malah justru Gramedia sangat diuntungkan karena dia mendapat potongan harga yang besar, harga jual dari penerbit yang sangat miring. Kemudian bagi hasil dari tiap penjualan yang ada. Maka ketika saya nanya teman yang kebetulan menggeluti penjualan buku-buku Islam, dia bilang sekarang orang cenderung beli buku di Gramedia daripada di Fatahillah ( saya beri contoh yang berlokasi di Batam saja ), setelah saya cek kedua tempat tersebut, ternyata memang benar, buku yang sama ternyata harganya lebih murah jika kita beli di Gramedia ( maaf bukan bermaksud menjelekkan ). Tapi bagi konsumen secara umum tentu mereka mengharapkan harga yang lebih murah.
Sebagai contoh yang lebih sederhana, kemaren saya mendapat tawaran seorang teman untuk menjualkan tanaman hiasnya sekaligus pupuk untuk dipajang didepan rumah saya, wah saya langsung setuju saja. Selain rumah saya jadi ada hiasannya saya juga akan dapat keuntungan dari menjualkan tanaman dan pupuk tersebut. Jadi, keuletan, hubungan yang baik tentu menjadi modal utama kalau kita ingin berbisnis. Janganlah ketiadaan skill khusus menjadikan kita berhenti berpikir untuk maju. Buktikan aja deh!
DIarsipkan di bawah: Uncategorized













terkadang sih sangat diperlukan keahlian..
mas, yang nggak perlu keahlian untuk melakukan suatu usaha,
setau saya hanya Network Marketing!!
cukup duplikasi dan mengikuti sistem atau mekanisme usaha,…
hangga…: iya sih, cuma banyak diantara kita ini stress duluan dengan “tidak adanya” keahlian yang kita miliki
adi….cuman yang melek bahasa inggris apalagi internet belum merata di….
yg namanya skill itu perlu bahkan dibutuhkan..
yang paling terpenting adalah skill berhubungan.